Jumat, 04 Juli 2014

harga dan jenis kucing

http://prabucats.blogspot.com/2013/05/berapa-harga-kucing-persia-di-indonesia.html?m=1 Tren kucing persia semakin meningkat akhir-akhir ini di Indonesia. pertanyaan mendasar, berapakah harganya? sebelum langsung ke harga, ada hal-hal yang perlu diperhatikan terlebih dahulu 1. Istilah Pedigree atau Sertifikat Ya benar, kucing memiliki sertifikat atau biasa disebut pedigree (sering disingkat ped). Ada organisasi tingkat dunia yang menaunginya, yang paling umum adalah CFA, FIFe, dan TICA. kucing-kucing bersertifikat di Indonesia, selalu mengacu ke sertifikat ICA (perwakilan resmi organisasi FIFe di indonesia) atau ke sertifikat CFA. atau bahkan memiliki kedua sertifikat tersebut. Hal ini dimungkinkan karena ada cattery-cattery yang terdaftar di dua asosiasi dunia tersebut, contohnya seperti Prabu Cattery ini ^^ Untuk apa sertifikat kucing? mengapa diperlukan? ya pada akhirnya untuk pemuliaan kucing itu sendiri. menjaga kemurnian ras dan genetika nya, jelas silsilahnya, breeder, tanggal kelahiran, bahkan untuk sertifikat ICA juga dilengkapi microchip yang ditanam ditubuh kucing tersebut. hal ini untuk membuktikan bahwa memang kucing tersebutlah yang memiliki sertifikatnya. Dimanakah mencari kucing yang bersertifikat? hanya ada di cattery resmi yang terdaftar di ICA, FIFe, ataupun CFA. contohnya bisa dilihat disini >> http://prabucats.blogspot.com/p/about-us.html Memang memungkinkan juga untuk mengadopsi kucing bersertifikat dari perorangan atau non-cattery. Karena mungkin dulunya orang yang bersangkutan mengadopsi dari suatu cattery, cuma karena satu dan lain hal, kucing tersebut dijual kembali. Namun sebaiknya dihindari untuk mengadopsi tidak dari cattery nya langsung, kecuali benar-benar kenal dengan orang yg menawari kucing tersebut. Diluar kucing pedigree tersebut, sering diistilahkan dengan kucing non-ped (singkatan dari non-pedigree). kecuali kita kenal baik dengan breedernya, kucing-kucing non-ped ini kurang bisa dipertanggungjawabkan kemurnian ras nya. Jadi di artikel ini, kami membatasi hanya membahas kucing ped saja yaa... 2. Pet Quality, Breed Quality, Show Quality, Top Show Quality Cattery owner membagi kualitas kucingnya dengan Pet Quality, Breed Quality, Show Quality. kita bahas satu persatu ya... - Pet Quality Pet Quality ini cocok untuk kita yang mau memelihara kucing hanya sebagai peliharaan di rumah. Harganya relatif terjangkau. cuma tidak dianjurkan untuk di breeding, dan kualitasnya tidak memadai untuk ikut kontes kucing (catshow). - Breed Quality Kualitasnya layak untuk di breeding, diatas dari pet quality. Namun belum cukup untuk ikut catshow karena beberapa alasan. - Show Quality Kucing jenis ini yang pasti telah memenuhi persyaratan dasar kucing yang sempurna. Gigi rapi, ekor normal, hidung pesek, mata open, telinga kecil dan jarak antar-telinga jauh, tidak ada cacat fisik dan lain-lain. Kucing yang layak ikut catshow, dan memungkinkan mendapat point di kontes kucing tersebut. Harga relatif mahal - Top Show Quality Kucing ini bukan hanya memenuhi standar untuk mengikuti catshow, tapi juga punya potensi atau bahkan pernah memenangkan kontes tersebut. Harga sangatlah mahal. 3. Kucing Impor Sama-sama kita ketahui bahwa banyak sekali kucing-kucing impor beredar di Indonesia. Biasanya dari Rusia, Amerika Serikat, Jerman, Spanyol, dll. Dan seringnya dijadikan parent stock alias indukan oleh cattery-cattery lokal, termasuk Prabu Cattery. Harga kucing impor relatif mahal, karena ongkos kirimnya tidak murah (sekitar Rp 8-10jt) dan juga dikenakan biaya karantina di bandara (sekitar Rp 10-12jt termasuk fee importir). Dengan biaya tersebut (diluar harga kucing yang tentunya lebih mahal dari ongkos kirim dan karantina), maka biasanya kucing yang di impor adalah kucing kualitas show atau top show (walau tidak selalu menjamin). Menjadi jelas mengapa biaya adopsi di cattery-cattery resmi lebih mahal, karena cattery resmi selalu menjaga standarisasi. Baik dari persilangan, kesehatan, kebersihan, perawatan, dan juga memang indukan impor nya pun juga sudah mahal. 4. Harga Kucing Persia Setelah menjelaskan tiga hal tersebut, barulah kita masuki standar harga kucing persia di indonesia (dengan asumsi kucing berada di usia produktif 0-3tahun, dan asumsi tulisan ini di update pada November 2013) - Kucing Non-Ped : Rp 500rb - Rp 5juta - Kucing Ped (Pet Quality) : Rp 4juta - Rp 7juta - Kucing Ped (Breed Quality) : Rp 5juta - Rp 15juta - Kucing Ped (Show Quality) : Rp 15juta - Rp 25juta - Kucing Ped Top Show Quality (local breed) : Rp 30juta - Rp 40juta - Kucing Impor : Rp 40juta - Rp 100juta (tergantung kualitas) Mahal ya.. tapi tenang saja, standar biaya adopsi di Prabu Cattery selalu dibawah kisaran harga yang tersebut diatas. Bahkan yang terakhir kita lepas ke adopter sebagai "Breed Quality", nyatanya bisa mengikuti kontes catshow dan mendapatkan point :) yang penting adopternya benar-benar sayang dengan kucing-kucing dari Prabu ^^ 5. Dimana mencari kucing persia? - di daftar cattery yang ada di link ini http://prabucats.blogspot.com/2012/12/daftar-cattery-di-indonesia.html - atau ke group facebook Kucing Pedigree di link ini https://www.facebook.com/groups/pecintakucingpersia/ tentunya Prabu Cattery tidak bertanggung jawab jika terjadi apa-apa kalau misalkan kita mengadopsi dari cattery lain :) 6. Etika Cattery Ini sebenarnya common sense, tapi karena beberapa kejadian, sehingga kami merasa perlu menambahkan poin ini... Begini, harga-harga diatas adalah harga yang dibentuk dari mekanisme pasar, dan juga sesuai dengan biaya-biaya yang telah dihabiskan oleh cattery (misalkan biaya impor indukan, perawatan, dll). Jadi bukan harga yang dipasang dengan seenaknya saja oleh cattery... Jadi, tidak akan ada sejarahnya harga kucing Show Quality, tiba-tiba seharga kucing NonPed. Kalaupun ini terjadi, kita wajib curiga, karena pasti penipuan. Etikanya, kalaupun kita mau menawar harga kucing, (hak semua orang untuk menawar), tentunya dengan tawaran yang masuk akal.. Jangan sampai kucing Show Quality ditawar dengan harga kucing NonPed, ini sangat-sangat tidak etis... Sama misalkan ketika kita ke toko handphone. Misalkan kita hanya membawa budget untuk membeli hp merk Mito, kemudian kita tertarik melihat Iphone 5s. Karena harga Iphone 5s mahal, kita tawar harganya seperti harga hp Mito. Gimana kira-kira reaksi pemilik toko hp nya? bisakah kita berlindung dibalik kata-kata "kalau ditawar jangan marah dong!" ya tentunya tidak bisa.. karena kita sudah tidak etis... Nah, itulah yang namanya etika, common sense... jadi kalau kita belum sanggup untuk beli iphone 5s, sebaiknya menabung dulu, daripada nawar iphone 5s seharga mito hehe.. itu nyari musuh namanya :D sama kok, kita juga nabung untuk impor indukan kucing baru :) Atau misalkan budget kita cuma hp Mito, ya tinggal turunkan standar kita.. ya sanggupnya cuma hp Mito mau gimana... jangan dibikin pusing dengan sesuatu yang diluar jangkauan kita.. ingat, kucing ini hanya hobi.. jangan dibikin serius ;) Sekian sharingnya semoga berguna ya...

Selasa, 17 Juni 2014

Perbedaan budaya barat dan timur

Kebudayaan Barat adalah kebudayaan yang cara pembinaan kesadarannya dengan cara memahami ilmu pengetahuan dan filsafat. Mereka melakukan berbagai macam cara diskusi dan debat untuk menemukan atau menentukan makna seperti apa yang sebenarnya murni/asli dari kesadaran. Mereka banyak belajar juga mengajar yang awalnya datang dari proses diskusi dan perdebatan yang mereka lakukan. Melalui proses belajar dan mengajar, para ahli kebudayaan barat dituntut untuk pandai dalam berceramah dan berdiskusi. Hal itu dilakukan karena pada akhirnya akan banyak yang mengikuti ajarannya.
Kebudayaan Timur adalah kebudayaan yang cara pembinaan kesadarannya dengan cara melakukan berbagai macam pelatihan fisik dan mental. Pelatihan fisik yang mereka jalani dapat dicontohkan dengan cara menjaga pola makan dan minum ataupun makanan apa saja yang boleh dimakan dan minuman apa saja yang boleh diminum, karena hal tersebut dapat berpengaruh kepada pertumbuhan maupun terhadap fisik mereka sendiri. Sedangkan untuk pelatihan mental yaitu dapat berupa kegiatan yang umumnya/mayoritas dilakukan sendiri, seperti : bersemedi, bertapa, berdoa, beribadah dan lain sebagainya.
a. Pendapat dan opini orang timur lebih banyak basa-basi dalam mengemukakan pendapat tapi orang barat, mereka langsung ke pokoknya
b. Waktu orang timur kurang bisa menghargai waktu. apabila ada janji tidak bisa tepat waktu dan pasti akan terlewat dari waktu yang sudah dijanjikan tapi tidak dengan orang barat mereka tepat waktu sesuai yang di janjikan
c. Gaya hidup orang timur suka bersosialisasi sedangkan barat lebih individualis dan orang timur kebanyakan budaya komsumtif
d. Makanan biasanya di barat terbagi menjadi tiga: pembuka, utama dan penutup. sedangkan di timur semua makanan bisa menjadi utama
http://danisapujiati94.blogspot.com/2012/12/perbedaan-kebudayaan-barat-dan.htm

Senin, 16 Juni 2014

HUBUNGAN MANUSIA DAN BUDAYA

HUBUNGAN MANUSIA DAN BUDAYA
Kehidupan manusia sangatlah komplek, begitu pula hubungan yang terjadi pada manusia sangatlah luas. Hubungan tersebut dapat terjadi antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, manusia dengan makhluk hidup yang ada di alam, dan manusia dengan Sang Pencipta. Setiap hubungan tersebut harus berjalan seimbang. Selain itu manusia juga diciptakan dengan sesempurna penciptaan, dengan sebaik-baik bentuk yang dimiliki.
Manusia juga harus bersosialisasi dengan lingkungan, yang merupakan pendidikan awal dalam suatu interaksi sosial. Hal ini menjadikan manusia harus mempunyai ilmu pengetahuan yang berlandaskan ketuhanan. Karena dengan ilmu tersebut manusia dapat membedakan antara yang hak dengan yang bukan hak, antara kewajiban dan yang bukan kewajiban. Sehingga norma-norma dalam lingkungan berjalan dengan harmonis dan seimbang. Agar norma-norma tersebut berjalan haruslah manusia di didik dengan berkesinambungan.
Pendidikan sebagai hasil kebudayaan haruslah dipandang sebagai “motivator” terwujudnya kebudayaan yang tinggi. Selain itu pendidikan haruslah memberikan kontribusi terhadap kebudayaan, agar kebudayaan yang dihasilkan memberi nilai manfaat bagi manusia itu sendiri khususnya maupun bagi bangsa pada umumnya.
Dengan demikian dapat kita katakan bahwa kualitas manusia pada suatu negara akan menentukan kualitas kebudayaan dari suatu negara tersebut, begitu pula pendidikan yang tinggi akan menghasilkan kebudayaan yang tinggi. Karena kebudayaan adalah hasil dari pendidikan suatu bangsa.
Pembahasan
Pengertian Manusia
Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk ang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Dalam hubungannya dengan lingkungan, manusia merupakan suatu oganisme hidup (living organism). Terbentuknya pribadi seseorang dipengaruhi oleh lingkungan bahkan secara ekstrim dapat dikatakan, setiap orang berasal dari satu lingkungan, baik lingkungan vertikal (genetika, tradisi), horizontal (geografik, fisik, sosial), maupun kesejarahan. Tatkala seoang bayi lahir, ia merasakan perbedaan suhu dan kehilangan energi, dan oleh kaena itu ia menangis, menuntut agar perbedaan itu berkurang dan kehilangan itu tergantikan. Dari sana timbul anggapan dasar bahwa setiap manusia dianugerahi kepekaan (sense) untuk membedakan (sense of discrimination) dan keinginan untuk hidup. Untuk dapat hidup, ia membutuhkan sesuatu. Alat untuk memenuhi kebutuhan itu bersumber dari lingkungan.
Oleh karena itu lingkungan mempunyai pengaruh besar terhadap manusia itu sendiri.
Kebutuhan manusia
Perbedaan Manusia dengan makhluk lainnya adalah manusia mempunyai akal budi yang merupakan kemampuan berpikir manusia sebagai kodrat alami.Manusia dengan akal budinya mampu memperbaruhi dan mengembangkan sesuatu untuk kepentingan hidup dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup.
Menurut A.Maslow, Kebutuhan hidup manusia dibagi menjadi 5 tingkatan :
1. Kebutuhan fisiologis ( physiological needs)
Pada tingkat yang paling bawah, terdapat kebutuhan yang bersifat fisiologik (kebutuhan akan udara, makanan, minuman dan sebagainya) yang ditandai oleh kekurangan (defisi) sesuatu dalam tubuh orang yang bersangkutan. Kebutuhan ini dinamakan juga kebutuhan dasar (basic needs) yang jika tidak dipenuhi dalam keadaan yang sangat estrim (misalnya kelaparan) bisa manusia yang bersangkutan kehilangan kendali atas perilakunya sendiri karena seluruh kapasitas manusia tersebut dikerahkan dan dipusatkan hanya untuk memenuhi kebutuhan dasarnya itu. Sebaliknya, jika kebutuhan dasar ini relatif sudah tercukupi, muncullah kebutuhan yang lebih tinggi yaitu kebutuhan akan rasa aman (safety needs).
2. Kebutuhan akan rasa aman dan perlindungan ( safety dan security needs)
Jenis kebutuhan yang kedua ini berhubungan dengan jaminan keamanan, stabilitas, perlindungan, struktur, keteraturan, situasi yang bisa diperkirakan, bebas dari rasa takut dan cemas dan sebagainya. Karena adanya kebutuhan inilah maka manusia membuat peraturan, undang-undang, mengembangkan kepercayaan, membuat sistem, asuransi, pensiun dan sebagainya. Sama halnya dengan basic needs, kalau safety needs ini terlalu lama dan terlalu banyak tidak terpenuhi, maka pandangan seseorang tentang dunianya bisa terpengaruh dan pada gilirannya pun perilakunya akan cenderung ke arah yang makin negatif.
3. Kebutuhan Dicintai dan Disayangi
Setelah kebutuhan dasar dan rasa aman relatif dipenuhi, maka timbul kebutuhan untuk dimiliki dan dicintai (belongingness and love needs). [Setiap orang ingin mempunyai hubungan yang hangat dan akrab, bahkan mesra dengan orang lain. Ia ingin mencintai dan dicintai. Setiap orang ingin setia kawan dan butuh kesetiakawanan. Setiap orang pun ingin mempunyai kelompoknya sendiri, ingin punya “akar” dalam masyarakat. Setiap orang butuh menjadi bagian dalam sebuahkeluarga, sebuah kampung, suatu marga, dll. Setiap orang yang tidak mempunyai keluarga akan merasa sebatang kara, sedangkan orang yang tidak sekolah dan tidak bekerja merasa dirinya pengangguran yang tidak berharga. Kondisi seperti ini akan menurunkan harga diri orang yang bersangkutan.
4. Kebutuhan Harga Diri
Di sisi lain, jika kebutuhan tingkat tiga relatif sudah terpenuhi, maka timbul kebutuhan akan harga diri (esteem needs). Ada dua macam kebutuhan akan harga diri. Pertama, adalah kebutuhan-kebutuhan akan kekuatan, penguasaan, kompetensi, percaya diri dan kemandirian. Sedangkan yang kedua adalah kebutuhan akan penghargaan dari orang lain, status, ketenaran, dominasi, kebanggaan, dianggap penting dan apresiasi dari orang lain. Orang-orang yang terpenuhi kebutuhannya akan harga diri akan tampil sebagai orang yang percaya diri, tidak tergantung pada orang lain dan selalu siap untuk berkembang terus untuk selanjutnya meraih kebutuhan yang tertinggi yaitu aktualisasi diri (self actualization).
5.Kebutuhan Aktualisasi Diri
Kebutuhan ini merupakan kebutuhan yang terdapat 17 meta kebutuhan yang tidak tersusun secara hirarki, melainkan saling mengisi. Jika berbagai meta kebutuhan tidak terpenuhi maka akan terjadi meta patologi seperti apatisme, kebosanan, putus asa, tidak punya rasa humor lagi, keterasingan, mementingkan diri sendiri, kehilangan selera dan sebagainya.

Senin, 05 Mei 2014

Sistem kebudayaan di Indonesia

Sistem adalah istilah yang artinya menggabungkan, untuk mendirikan, untuk menempatkan bersama. Sistem adalah kumpulan elemen berhubungan yang menjadi kesatuan atau kebulatan yang kompleks. Sistem merupakan jarintan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, untuk menjalankan fungsi masing-masing untuk menghasilkan atau menyelesaikan sesuatu yang menjadi sasaran bersama
Sistem Budaya merupakan bentuk abstrak dari kebudayaan.. Sistem budaya merupakan ide dan gagasan manusia yang hidup bermasyarakat. Ide manusia tersebut tidak terlepas melainkan berkaitan satu dengan lainnya dalam sebuah sistem. Oleh karena itu sistem budaya adalah salah satu bagian dari kebudayaan, yaitu adat istiadat yang didalamnya termasuk sistem norma, nilai budaya, dan semua norma yang hidup dan berkembang di masyarakat.
Karena sistem kebudayaan di Indonesia berdasarkan Pancasila, maka kerangka dan pola pikir masyarakat Indonesia pun harus berkesinambungan dengan Pancasila dan UUD 1945 itu sendiri. Struktur sistem budaya yang dianut bangsa Indonesia dapat merujuk pada nilai-nilai berikut ini:
A. Tata Nilai
Struktur yang ditinjau dari nilai kehidupan pribadi atau keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara meliputi:
- Nilai Agama
- ­­Nilai Moral
- Nilai Vital
- Nilai Material (Raga)
B. Tata Sosial
- ­UUD 195
- Peraturan perundang-undangan lainnya
- Budi pekerti dan cita-cita sera moral yang luhur dari Bangsa Indonesia
C. Tata Laku/Sikap
- Norma Agama
- Norma Keasusilaan
- Norma Adat Istiadat
- Norma Hukum Setempat
- Norma Hukum Negara
Fungsi dari sistem budaya itu sendiri adalah untuk menata dan juga menetapkan tidakan serta tingkah laku masyarakat(manusia). Proses pembelajaran sistem ini dilakukan dengan pembudayaan atau pelembagaan yang bertujuan untuk dapat menyesuaikan diri(pikiran dan sikap) denngan norma adat, dan peraturan yang hidup di lingkungan kebudayaannya. Proses pembelajaran dilakukan mulai dari kecil dari lingkungan keluarga, lingkungan diluar rumah, dan lingkungan selanjutnya. Dimulai dari meniru apapun(sesuatu yang baik) yang ada di lingkungan tersebut kemudian tindakan tersebut akan menimbulkan dorongan untuk dimasukkan kedalam kepribadian sehingga menjadi pola dan norma yang mengatur tindakan yang dibudayakan. Tidak semua orang mampu untuk beradaptasi dengan sistem budaya di lingkungan sosial atau disebut juga deviants.
Negara juga sangat memerhatikan kebudayaan terbukti dalam konstitusi Indonesia UUD 1945 pasal 32 yang berbunyi
(1) Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya.
(2) Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional

Apa yangh dimaksud dengan kebudayaan?

Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi.[1] Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.[1] Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Budaya adalah suatu pola hidup menyeluruh. budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosio-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia.
Beberapa alasan mengapa orang mengalami kesulitan ketika berkomunikasi dengan orang dari budaya lain terlihat dalam definisi budaya: Budaya adalah suatu perangkat rumit nilai-nilai yang dipolarisasikan oleh suatu citra yang mengandung pandangan atas keistimewaannya sendiri."Citra yang memaksa" itu mengambil bentuk-bentuk berbeda dalam berbagai budaya seperti "individualisme kasar" di Amerika, "keselarasan individu dengan alam" di Jepang dan "kepatuhan kolektif" di Cina.
Citra budaya yang bersifat memaksa tersebut membekali anggota-anggotanya dengan pedoman mengenai perilaku yang layak dan menetapkan dunia makna dan nilai logis yang dapat dipinjam anggota-anggotanya yang paling bersahaja untuk memperoleh rasa bermartabat dan pertalian dengan hidup mereka.
Dengan demikian, budayalah yang menyediakan suatu kerangka yang koheren untuk mengorganisasikan aktivitas seseorang dan memungkinkannya meramalkan perilaku orang lain.
Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism.
Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
Menurut Andreas Eppink, kebudayaan mengandung keseluruhan pengertian nilai sosial,norma sosial, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
Menurut Edward Burnett Tylor, kebudayaan merupakan keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
Menurut Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, kebudayaan adalah sarana hasil karya, rasa, dan cipta masyarakat.
Dari berbagai definisi tersebut, dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan adalah sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.
Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.

Selasa, 08 April 2014

Etika menulis di internet

Etika Menulis Di Internet
-Pengertian Etika
Kalau berbicara mengenai etika, etika adalah sistem nilai pribadi yang digunakan untuk memutuskan apa yang benar, atau apa yang paling tepat, dalam suatu situasi tertentu,  dan apa yang salah atau apa yang tidak pantas kita lakukan .
-Etika yang baik dalam berkomunikasi
Etika yang baik menulis di internet merupakan pendapat atau opini pribadi seseorang mengenai aturan atau sopan santun menulis di dalam dunia maya. Dibawah ini ada beberapa etika yang akan saya tulis di blog ini :
1.Sopan santun dalam berbahasa
2.Menggunakan bahasa yang sopan dan mudah di mengerti
3.Jujur dalam mencantumkan nama sumber
4.Bertingkah laku yang baik
5.Kalau anda menambahkan artikel  atau tulisan dari pihak lain di harapkan menulis keterangan sumber/link
6.Tidak melakukan plagiarisme atau yang sering disebut plagiat
7.Tidak menyebarkan informasi/berita yang belum tentu benar
8.Tidak mengandung SARA
9.Tidak berbau pornografi
10.Tidak mencemarkan nama baik seseorang
kita memang memiliki kebebasan untuk mengungkapkan pendapat atau bekarya pada dunia maya,
baik berupa tulisan atau yang lain nya dengan mengikuti etika dan aturan yang ada, yang paling penting kita harus bisa lebih kreatif dalam membuat suatu karya, agar karya yang kita buat dapat menarik bagi si pembaca dan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang.

Jumat, 04 April 2014

budaya betawi

Budaya Betawi
Suku Betawi terdiri dari beberapa etnis yang bergabung dalam satu daerah sehingga membentuk kebudayaan sendiri yaitu Budaya Betawi. Suku Betawi berasal dari hasil kawin-mawin antaretnis dan bangsa di masa lalu. Secara biologis, mereka yang mengaku sebagai orang Betawi adalah keturunan kaum berdarah campuran aneka suku dan bangsa yang didatangkan oleh Belanda ke Batavia.
Apa yang disebut dengan orang atau suku Betawi sebenarnya terhitung pendatang baru di Jakarta. Kelompok etnis ini lahir dari perpaduan berbagai kelompok etnis lain yang sudah lebih dulu hidup di Jakarta, seperti orang Sunda, Jawa, Arab, Bali, Sumbawa, Ambon, Melayu dan Tionghoa.
Dengan semakin beragamnya etnis di Betawi, maka setiap etnis biasanya mempengaruhi setiap perayaan etnis Betawi. Seperti budaya penyalaan petasan, Lenong, Cokek, hingga pakaian pernikahan adat Betawi yang didominasi warna merah, itu semua dipengaruhi kuat oleh budaya Tionghoa.Kemudian etnis Arab sangat mempengaruhi musik gambus dalam warna musik marawis dan Tanjidor. Tanjidor sendiri adalah perpaduan budaya Eropa, Cina, Melayu dan Arab. Sementara di kampung Tugu terkenal dengan budaya keroncong yang bersal dari Portugis.Salah satu musik khas dari kesenian Betawi yang paling terkenal adalah Gambang Kromong, dimana dalam setiap kesempatan perihal Betawi, Gambang Kromong selalu menjadi tempat yang paling utama.
Hampir setiap pemberitaan yang ditayangkan di televisi, Gambang Kromong selalu menjadi ilustrasi musiknya.
dan masih banyak lagi budaya betawi anrata lain :
- Lenong
- Ondel-ondel
- Tari Japin
- Tari Cokek Betawi - Tari Topeng betawi - Tari Lenggang Nyai - Gambang Kromong

Cara Mengkoneksikan Internet

KONEKSI INTERNET DENGAN DIAL UP
Koneksi internet dial up adalah koneksi dengan menggunakan telepon biasa (rumah). Dewasa ini modem dial-up mampu mencapai kecepatan transmisi data hingga 56 Kbps (klilobit per detik), namun pada kenyataannya belum tentu sesuai dengan yang ditawarkan. Kecepatan realnya hanya sekitar 12 sampai 20 kbps.
Kelebihan dan kekurangan
-Paling gampang dilakukan.
-Harga modem internal murah
-Hampir semua laptop sekarang sudah terpasang modem untuk dial up.
-Lebih sesuai untuk koneksi internet yang bersifat sesaat, misalnya untuk menge-cek email. Ketika anda menggunakan telepon rumah untuk koneksi dial up, telepon rumah dalam status sibuk. Begitupun sebaliknya, Ketika telepon rumah sedang menerima panggilan masuk, otomatis koneksi internet terputus. Spesifikasi Komputer Untuk Koneksi Dial up. Komputer dengan prosesor minimal Pentium II, RAM 64 MB. Ruang kosong pada harddisk minimal 1 GB. Sistem operasi Windows atau Linux. Modem internal atau eksternal. Saluran telepon Supaya komputer terhubung ke internet, kita membutuhkan ISP (Internet Service Provider), yaitu perusahaan yang menyediakan jasa sambungan internet. Kebanyakan perusahaan telepon, juga sebagai perusahaan penyelenggara koneksi internet.
Berikut ini adalah alamat websIte ISP penyedia layanan dial up yang bisa anda pilih
www.indosatm2.com
www.uninet.net.id
www.infoasia.net.id
www.telkomflexi.com
www.telkom.net.id
www.dnet.net.id
KONEKSI INTERNET DENGAN TV KABEL
Koneksi internet dengan TV kabel memilki beberapa kelebihan dibanding menggunakan saluran telepon. Salah satunya adalah kita dapat terhubung ke internet selama 24 jam tanpa harus terganggu jam sibuk telepon. Di pasaran, kita bisa menemui dua jenis layanan, yaitu berlangganan internet tanpa harus berlangganan TV kabel dan berlangganan keduanya sekaligus.
Koneksi internet dengan TV kabel mempunyai variasi kecepatan akses antara 64 Kbps, 384 Kbps, 512 Kbps, 1024 Kbps, dan 1536 Kbps. Kelebihan
Layanan unlimited (tanpa batas) Tidak ada biaya tambahan, hanya membayar iuran bulanan saja Kecepatan akses tidak terpengaruh oleh jam sibuk Kekurangan Jaringan masih terbatas Modem masih cukup mahal ISP tertentu mengharuskan berlangganan TV kabel,
http://fajarblog.blogdetik.com/everything/cara-cara-koneksi-ke-internet/comment-page-1/

Adat istiadat kebudayaan

Upacara Ngaben
Ngaben adalah suatu upacara pembakaran mayat yang dilakukan umat Hindu di Bali, upacara ini dilakukan untuk menyucian roh leluhur orang sudah wafat menuju ketempat peristirahatan terakhir dengan cara melakukan pembakaran jenazah.
Dalam diri manusia mempunyai beberapa unsur, dan semua ini digerakan oleh nyawa/roh yang diberikan Sang Pencipta. Saat manusia meninggal, yang ditinggalkan hanya jasad kasarnya saja, sedangkan roh masih ada dan terus kekal sampai akhir jaman. Di saat itu upacara Ngaben ini terjadi sebagai proses penyucian roh saat meninggalkan badan kasar.
Kata Ngaben sendiri mempunyai pengertian bekal atau abu yang semua tujuannya mengarah tentang adanya pelepasan terakhir kehidupan manusia. Dalam ajaran Hindu Dewa Brahma mempunyai beberapa ujud selain sebagai Dewa Pencipta Dewa Brahma dipercaya juga mempunyai ujud sebagai Dewa Api. Jadi upacara Ngaben sendiri adalah proses penyucian roh dengan cara dibakar menggunakan api agar bisa dapat kembali ke sang pencipta, api penjelmaan dari Dewa Brahma bisa membakar semua kekotoran yang melekat pada jasad dan roh orang yang telah meningggal.
Upacara Ngaben ini dianggap sangat penting bagi umat Hindu di Bali, karena upacara Ngaben merupakan perujudan dari rasa hormat dan sayang dari orang yang ditinggalkan, juga menyangkut status sosial dari keluarga dan orang yang meninggal. Dengan Ngaben, keluarga yang ditinggalkan dapat membebaskan roh/arwah dari perbuatan perbuatan yang pernah dilakukan dunia dan menghantarkannya menuju surga abadi dan kembali berenkarnasi lagi dalam wujud yang berbeda.
Ngaben dilakukan dengan beberapa rangkaian upacara, terdiri dari berbagai rupa sesajen dengan tidak lupa dibubuhi simbol-simbol layaknya ritual lain yang sering dilakukan umat Hindu di Bali. Upacara Ngaben biasa nya dilalukan secara besar besaran, ini semua memerlukan waktu yang lama, tenaga yang banyak dan juga biaya yang tidak sedikit dan bisa mengakibatkan Ngaben sering dilakukan dalam waktu yang lama setelah kematian.
Pada masa sekarang ini masyarakat Hindu di Bali sering melakukan Ngaben secara massal / bersama, untuk meghemat biaya yang ada, dimana Jasad orang yang meninggal untuk sementara dikebumikan terlebih dahulu sampai biaya mencukupi baru di laksanakan, namun bagi orang dan keluarga yang mampu upacara ngaben dapat dilakukan secepatnya, untuk sementara waktu jasad disemayamkan di rumah, sambil menunggu waktu yang baik. Ada anggapan kurang baik bila penyimpanan jasad terlalu lama di rumah, karena roh orang yang meninggal tersebut menjadi bingung dan tidak tenang, dia merasa berada hidup diantara 2 alam dan selalu ingin cepat dibebaskan.
Pelaksanaan Ngaben itu sendiri harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan pendeta untuk menetapkankan kapan hari baik untuk dilakukannya upacara. Sambil menunggu hari baik yang akan ditetapkan, biasanya pihak keluarga dan dibantu masyarakat beramai ramai melakukan Persiapan tempat mayat ( bade/keranda ) dan replica berbentuk lembu yang terbuat dari bambu, kayu, kertas warna-warni, yang nantinya untuk tempat pembakaran mayat tersebut.
Dipagi harinyasaatupacara ini dilaksanakan, seluruh keluargadanmasyarakat akan berkumpul mempersiapkan upacara. Sebelum upacara dilaksanakan Jasad terlebih dahulu dibersihkan/dimandikan, Proses pelaksaaan pemandian di pimpin oleh seorang Pendeta atau orang dari golongan kasta Bramana.
Setelah proses pemandian selesai , mayat dirias dengan mengenakan pakaian baju adat Bali, lalu semua anggota keluarga berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir dan diiringi doa semoga arwah yang diupacarai memperoleh kedamaian dan berada di tempat yang lebih baik.
Mayat yang sudah dimandikan dan mengenakan pakaian tersebut diletakan di dalam“Bade/keranda” lalu di usung secara beramai-ramai, seluruh anggota keluarga dan masyarakat berbarisdidepan “Bade/keranda”. Selama dalam perjalanan menuju tempat upacara Ngabentersebut, bila terdapat persimpangan atau pertigaan, Bade/keranda akan diputar putar sebanyak tiga kali, ini dipercaya agar si arwah bingung dan tidak kembali lagi ,dalam pelepasan jenazah tidak ada isak tangis, tidak baik untuk jenazah tersebut, seakan tidak rela atas kepergiannya.Arak arakan yang menghantar kepergian jenazah diiringi bunyi gamelan,kidung suci.Pada sisi depan dan belakang Bade/keranda yang di usung terdapat kain putih yang mempunyai makna sebagai jembatan penghubung bagi sang arwah untuk dapat sampai ketempat asalnya.
Setelah sampai dilokasi kuburan atau tempat pembakaran yang sudah disiapkan, mayat di masukan/diletakan diatas/didalam “Replica berbentuk Lembu“ yang sudah disiapkan dengan terlebih dahulu pendeta atau seorang dari kasta Brahmana membacakan mantra dan doa, lalu upacara Ngaben dilaksanakan, kemudian “Lembu” dibakar sampai menjadi abu. Sisa abu dari pembakaran mayat tersebut dimasukan kedalam buah kelapa gading lalu kemudian di larungkan/dihayutkan ke laut atau sungai yang dianggap suci.
Dari pemamaparan diatas dapat disimpulkan bahwa Ngaben adalah upacara pembakaran mayat di Bali yang saat disakralkan dan diagungkan, upacara ini adalah ungkapan rasa hormat yang ditujukan untuk orang yang sudah meninggal. Upacara ini selalu dilakukan secara besar besar dan meriah, tidak semua umat Hindu di Bali dapat melaksanakannya karena memerlukan biaya yang tidak sedikit. Semua yang berasal dari sang pencipta pada masanya akan kembali lagi dan semua itu harus diyakini dan ihklaskan. Manusia di lahirkan dan kemudian meninggal itu semua erat berhubungan dengan amal perbuatannya selama di dunia
http://wisatadewata.com/article/adat-kebudayaan/upacara-ngaben

UKM yang diminati

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) adalah wadah aktivitas kemahasiswaan untuk mengembangkan minat, bakat dan keahlian tertentu bagi para anggota-anggotanya. lembaga ini merupakan partner organisasi kemahasiswaan intra kampus lainnya seperti senat mahasiswa dan badan eksekutif mahasiswa, baik yang berada di tingkat program studi, jurusan, maupun universitas. Lembaga ini bersifat otonom, dan bukan merupakan sob-ordinat dari badan eksekutif maupun senat mahasiswa.
Unit kegiatan mahasiswa terdiri dari tiga kelompok minat:
1.Unit kegiatan olahraga,
2.Unit kegiatan kesenian. Contoh : UKM Band, UKM Tari, UKM Drama, UKM Seni dan Budaya.
3.Unit kegiatan khusus (pramuka, resimen mahasiswa, pers mahasiswa, Koperasi Mahasiswa, unit kerohanian, dan sebagainya).
Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Unit_kegiatan_mahasiswa

Kamis, 03 April 2014

Cara Install Windows 8

Cara Install Windows 8 Tutorial Install Windows 8 Pro - Perusahaan lunak terbesar di dunia, Microsoft Windows Corporation mengeluarkan OS terbarunya, windows 8. OS (Operating System) ini telah diperbarui tampilannya dari versi sebelumnya yaitu windows 7.
Sebelum melakukan instalasi, terlebih dahulu anda sudah mempersiapkan DVD instalasi Windows 8 Pro Edition tersebut. Jika sudah lakukan cara-cara dibawah ini.
1. Setting BIOS sebelum melakukan instalasi, caranya pada saat computer atau laptop anda menyala dan terus tekan tombol Del, atau F1, atau F2, atau Esc agar masuk ke BIOS Setup. itu dikarenakan setiap computer atau laptop berbeda-beda cara masuk ke pengaturan BIOSnya. Setelah itu atur Boot atau kalau tidak ada Boot Priority, setingglah agar DVD-Room teratas. Carilah anda dimana pengaturan BIOS setiap merknya berbeda-beda tampilannya. Setelah itu Save & Exit.
2. Pastikan sebelum komputer merestart anda sudah memasukan DVD Windows 8 kedalam DVD Drivenya. Setelah restart akan muncul tulisan Press any key to boot from CD or DVD... dan tekan sembarang tombol di keyboard.
3. Akan muncul jendela hitam seperti gambar di atas dan tunggu hingga loadnya selesai.
4. Setelah itu kita akan dihadapkan dengan pengaturan bahasa, waktu, dan input keyboard. Setelah di setting lalu klik Next.
5. Kemudian klik tombol Install now untuk menginstal windows 8
6. Pada langkah itu kita diharuskan memasukan Product Key yang wajib kita masukan. Pilihlah salah satu dari serial number berikut :
[ XKY4K-2NRWR-8F6P2-448RF-CRYQH ] [ TK8TP-9JN6P-7X7WW-RFFTV-B7QPF ] [ NG4HW-VH26C-733KW-K6F98-J8CK4 ] Lalu klik Next
7. Centang tulisan I accept the license terms untuk menerima persetujuan dan klik Next
9. Kita akan diberi pilihan tipe instalasi antara Upgrade dan Custom. Lalu pilih yang Custom: Install Windows only (advanced)
10. Selanjutnya adalah tahap pembuatan partisi harddisk. Karena HDD belum terpartisi maka pilih Drive Options untuk memilih pengaturan partisi.
11. Klik New untuk membuat partisi.
13. Tentukan size atau ukuran partisinya, lalu Apply
14. Kemudian akan muncul pesan peringatan seperti dibawah ini, klik Ok
15. Pembuatan partisi telah selesai. Jika anda membuat lebih dari satu partisi, klik partisi yang akan dijadikan sistem lalu klik Next. Saya sarankan untuk memilih partisi primary yang paling atas karena biasanya itu partisi (C:) dari local disk.
16. Setelah klik Next, proses instalasi setup dimulai. Tahap ini memakan waktu cukup lama tetapi tunggulah sampai proses ke-5nya selesai.
17. Setelah proses diatas selesai, komputer akan merestart secara otomatis. Lalu sistem Windows 8 akan mengkonfigurasi hardware yang terpasang di komputer.
18. Selanjutnya menentukan pilihan warna background windows 8 yang kita inginkan dan nama untuk komputer kita, jika sudah klik Next
19. Pada Express Setting pilih Use Express Setting untuk memakai setting yang disarankan sistem, tetapi pilih Customize untuk menyesuaikan setting menurut anda. Lebih baik pilih Use Express Setting.
20. Tentukan nama untuk user komputer anda lalu klik Finish
21. Tunggu beberapa saat hingga windows menyelesaikan perubahan setting.
22. Lalu kita akan di beri tutorial singkat tentang cara mengakses menu bar. Tinggal dilihat saja.
23. Tahap ini adalah proses install aplikasi bawaan Windows 8 yang akan dipasang.
24. Jika sudah selesai semua maka Windows 8 berhasil diinstall di komputer anda dan akan tampil Start Screen seperti dibawah ini.
Selesai sudah Cara Install Windows 8 Pro yang semoga bisa berguna untuk anda. Untuk masuk ke dekstop, klik kotak Dekstop yang biasanya ada di sebelah pojok kiri bawah atau bisa juga menekan tombol Windows + D pada keyboard.
Itulah tutorial lengkap tentang Cara Install Windows 8 Pro yang bisa anda coba dan praktekan sendiri. Jika ada masalah atau pertanyaan silahkan sampaikan melalui komentar dibawah ini.
Selamat mencoba..
http://blog-prayoga.blogspot.com/2013/02/cara-install-windows-8.html

Cara melestarikan budaya sendiri

Masih inget gak sama kasus Batik dan Reog yang diklaim sebagai budaya dari negara tetangga? Nah itu baru dua kebudayaan milik Indonesia. Tau gak sih kalo Indonesia itu negara besar dan kaya akan keanekaragaman budaya? Faktanya Indonesia punya 17.000 pulau yang dihuni oleh 300 suku bangsa dan adat istiadat yang berbeda. Makanya kan semboyan Indonesia “Bhineka Tunggal Ika” yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Saking banyaknya kebudayaan yang kita punya sampe kadang kita gak sadar kalo kebudayaan kita ‘dicuri’ sama pihak-pihak nakal.
Coba deh siapa dari kita yang kalo pacaranya direbut orang lain bakal marah, sedih, atau galau? Yes kebanyakan kita pasti bakal ngalami perasaan kayak yang udah disebutin. Terus kalo kebudayaan kita direbut negara lain apa kita bakal ngerasain hal yang sama? Marah, kesal, atau malah cuek bebek? Untuk menghindari ‘pencurian’ kebudayaan ini, kita sebagai pemuda Indonesia wajib ngejaga dan lestariin kekayaan budaya negara kita sendiri. Berikut ini cara atau upaya yang dapat kita lakukan untuk melestarikan budaya Indonesia.
1. Kenali kebudayaan Indonesia Kalo ada pepatah ‘tak kenal maka tak sayang’ ini berlaku juga dalam kebudayaan. Buat sayang sama kebudayaan, pertama yang harus kita lakukan adalah mengenal kebudayaan Indonesia yang seabrek. Caranya? Kita bisa browsing di internet, baca buku, atau dateng ke tempat wisata/sanggar kebudayaan.
2. Mengikuti kegiatan/event pelestarian budaya. Sama kayak PDKT sama gebetan nih, habis kenal terus main ke rumahnya atau ajak jalan. Nah kalo buat kebudayaan, setelah kita kenal sama kebudayaan sekarang kita sering-sering deh main ke event-event kebudayaan atau tampil di acara kesenian. Buat lebih akrab lagi, bisa juga kita jadi volunteer di event itu. Selain ikut andil lebih banyak, kita juga punya kesempatan buat kenalan sama senimannya. Bisa lebih kenal deh sama kebudayaan kita. Kalo kita bisa punya kesempatan nampilin kebudayaan Indonesia, secara gak langsung kita mempromosikannya ke khalayak. Semakin banyak yang liat bakal semakin dikenal kebudayaan kita.
3. Mengajari penerus agar budaya kita tidak dimakan oleh zaman. Kalo udah kenal dan nekunin kebudayaan, jangan disimpen sendiri ilmunya. Kita bisa ngajarin juga ke orang lain. Misalnya jadi guru tari di sanggar atau jadi guide di museum kebudayaan. Jadi kita bisa nyebarin kebudayaan kita ke orang lain. Siapa tau mereka juga ikut andil dalam melestarikan kebudayaan bareng kita?
4. Tidak mudah terpengaruh dengan budaya asing. Di era globalisasi sekarang ini kita gak mungkin nutup diri akan kebudayaan luar. Semakin kita menutup diri malah semakin kita ketinggalan. Nah untuk menerima kebudayaan luar tapi juga tetep ngejaga kebudayaan Indonesia, kita perlu bikin filter. Jadi kebudayaan luar yang masuk kita saring, terus ambil yang baik dan buang yang buruk. Gak perlu kita serap semuanya. Dari yang baik itu kita bisa belajar dan mungkin aja bisa kita kembangkan dengan kebudayaan kita. Dan suka kebudayaan luar itu boleh banget asal tetep inget kalo kita punya kebudayaan yang gak kalah keren yang harus kita kembangin. Demikian lebih kurangnya beberapa cara yang dapat kita lakukan dalam proses pelestarian budaya. Diawali dengan kesadaran dan aksi kita sebagai generasi penerus bangsa untuk tetap bisa menjaga dan melestarikan budaya kita sendiri. Yuk bareng-bareng kita jaga kebudayaan kita!
sumber : http://www.inspiratorfreak.com/tipstrik-4-cara-melestarikan-budaya/

Fungsi ilmu sosial dasar

Fungsi ilmu sosial dasar
Ilmu budaya adalah suatu ilmu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia sebagai mahluk berbudaya. Dan masalah-masalah yang menyertainya, sering disebut sebagai humanities yang merupakan pengetahuan yang diharpkan dapat memberikan pengetahuan tentang konsep-konsep yang dapat di gunakan untuk masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Pengertian ilmu sosial budaya dasar Sebagai integrasi ISBD dan IBD memberikan dasar-dasar pengetahuan sosial dan konsep-konsep budaya kepada manusia sehinnga mampu mengkaji masalah sosial dan budaya secara arif. ISBD sebagai kajian masalah sosial, kemanusiaan dan budaya sekaligus pula memberi dasar yang bersumber dari dasar-dasar ilmu sosial yang terintregasi. ISBD buknlah suatu disiplin ilmu yang berdiri sendiri, melainkan hanyalah suatu pengetahuan mengenai aspek-aspek yang paling dasar yang ada dalam kehidupan manusia sebagai mahluk sosialyang berbudaya, dan masalah masalah yang terwujud dari padanya. Tujuan ilmu sosial budaya dasar Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman dan kesederajatan manusia sebagai individu dan mahluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Menumbuhkan sikap kritis, peka dfan arif dalam memahami keragaman kesederajatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika dan moral dalam kehidupan bermasyarakat Memberi landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan mahluk sosial yang beradab dalam mempraktikkan pengetahuan akademik dan keahliannya Mahluk sosial yang beradab dalam mempraktekan pengetahuan akademik dan keahliannya. Fungsi ilmu sosial budaya dasar Memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang di kembangkan untuk mengkaji gejala-gejala sosial kebudayaan agar dya tanggap,persepsi, dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosial budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan mahasiswa kepada lingkungan lebih besar.
1) Hakikat , Tujuan dan Ruang Lingkup Ilmu Sosial Budaya Dasar Ilmu sosial budaya dasar adalah bertujuan untuk mengembangkan kepribadian manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai makhluk budaya yang berwawasan luas dan kritis serta dapat menyelesaikan sebuah masalah dengan baik , memahami konsep – konsep dasar tentang manusia sebagai makhluk sosial . Manusia sebagai makhluk sosial ( zoon politicon ) artinya , manusia sebagai individu tidak akan mampu hidup sendiri dan berkrmbang sempurna tanpa hidup bersama dengan individu manusia lainnya. Manusia harus hidup bermasyarakat saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain dalam kelompoknya dan juga dengan individu di luar kelompoknya guna memperjuangkan dan memenuhi kepentingannya.
Manusia sebagai makhluk berbudaya ( homo humanus ) artinya , manusia itu makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang paling sempurna, karena sejak lahir sudah di bekali dengan unsure akal (ratio), rasa (sense) yang membedakannya dengan makhluk lainnya. Sebagai makhluk berbudaya, manusia hanya mampu mengembangkan diri dan budayanya apabila berhubungan dengan manusia lain. Berdasarkan hakikat keilmuan, maka tujaun ilmu sosial budaya dasar sebagai bagian dari berkehidupan bermasyarakat adalah : a. Mengembangkan kesadaran mahasiswa menguasai pengetahuan tentang keanekaragaman, kesetaraan, dan kemartabatan manusia sebagai individu dan makhluk sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
b. Menumbuhkan sikap kritis, peka, dan arif dalam memahami keragaman, kesederajatan, dan kemartabatan manusia dengan landasan nilai estetika, etika, dan moral dalam kehidupan bermasyarakat.
c. Memberikan landasan pengetahuan dan wawasan yang luas serta keyakinan kepada mahasiswa sebagai bekal bagi hidup bermasyarakat, selaku individu dan makhluk sosial yang beradab dalam memperaktekkan pengetahuan akademik, dan keahliannya serta mampu memberikan problem solving sosial budaya secara bijaksana.
Ilmu sosial budaya dasar selalu membantu perkembangan wawasan pemikiran yang lebih luas dan cirri-cir kepribadian yang diharapkan dari setiap anggota golongan pelajar Indonesia khususnya berkenan dengan sikap dan tingkah laku serta pola piker manusia dalam menghadapi manusia lain termasuk pula sikap dan tingkah laku serta pola piker manusia terhadap manusia yang bersangkutan. Berpangkal dari tujuan pembelajaran matakuliah ilmu sosial budaya dasr sebagaimana diungkapkan di atas, maka ada 2 (dua) permasalahan yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup pembahasan, yaitu : a. Adanya berbaga aspek panda kenyataan-kenyataan yang bersama-sama merupakan suatu masalah sosial, bias ditanggapi dengan pendekatan yang berbeda – beda oleh bidang – bidang pengetahuan keahlian yang berbeda – beda sebagai pendekatan tersendiri maupun gabungan.
b. Adanya keanekaragaman golongan dan satuan sosial dalam masyarakat yang masing – masing mempunyai kepentingan kebutuhan serta pola – pola pemkiran dan pola pola tingkah laku sendiri, tetapi ada juga persamaan kepentingan kebutuhan serta persamaan dalam pola pemikiran dan pola tingkah laku yang menyebabkan adanya pertentangan – pertentangan maupun hubungan – hubungan kesetiakawanan dan kerjasama dalam masyarakat.
Berdasrkan ruang lingkup kajian sebagaimana tersebut di atas kiranya masih memerlukan penjabaran lebih lanjut untuk bias di oprasionalkan ke dalam pokok pembahasan dan sub pokok bahasan : a. Mempelajari dan menyadari adanya berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
b. Mempelajari dan menyadari adanya masalah – maslah individu, keluarga, dan masyarakat.
c. Mengkaji masalah – masalah kependudukan dan sosialsasi serta menyadari identitasnya sebagai pemuda dan mahasiswa penerus bangsa dan bernegara.
d. Mempelajari hubungan antara warga Negara dan Negara.
e. Mempelajari hubugan antara pelapisan sosial dan persamaan derajat.
f. Mempelajari masalah – masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan dan masyarakat pedesaan.
g. Mempelajari dan menyadari adanya pertentangan – pertentangan sosial bersamaan dengan adanya integrasi masyarakat.
h. Mempelajari usaha pengembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi oleh manusia untuk memenfaatkan kemakmuran dan pengurangan kemiskinan.
SUMBER : http://risalz.blogspot.com/2012/10/pengertian-tujuan-fungsi-ilmu-sosial.html

perpindahan penduduk mengakibatkan percampuran budaya

perpidahan penduduk mengakibatkan percampuran budaya
Pengertian Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni.
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Migrasi itu dapat di bagi menjadi dua bagian yang pertama migrasi yang terjadi pada suatu wilayah di suatu negara dam yang ke dua migrasi yang melewati batas politik dan negara atau bisa disebut migrasi internasional jadi pada migrasi yang ini perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain.
Pencampuran Budaya Perpindahan penduduk mengakibatkan pencampuran budaya karena perpindahan penduduk yang masih memiliki kebudayaan asli dari tempat tertentu membawa budaya mereka ke tempat lain yang memiliki kebudayaan berbeda, sehingga terjadilah suatu pencampuran budaya.
Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya

fungsi keluarga dalam masyarakat

fungsi keluarga dalam masyarakat
Keluarga sangat berperan penting dalam kehidupan bermasyarakat. Keluarga itu sendiri adalah adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan pribadi dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan pribadi dalam keluarga didasari oleh harapan dan pola perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah ayah sebagai suami dari istri dan anak-anak, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya. Sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya, ibu mempunyai peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak-anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga ibu dapat berperan sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya. Anak-anak melaksanakan peranan psikosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual Fungsi yang dijalankan keluarga dalam masyarakat adalah
1.Fungsi Pendidikan dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.
2.Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.
3.Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4.Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga.
5.Fungsi Agama dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.
6.Fungsi Ekonomi dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan, mengatur penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan keluarga.
7.Fungsi Rekreatif dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga, seperti acara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman masing-masing, dan lainnya. 8.Fungsi Biologis dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya.
9.Memberikan kasih sayang, perhatian,dan rasa aman diaantara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga. Berdasarkan pengertian, peranan, dan fungsi yang telah dijelaskan, maka sebuah keluarga saling ketergantungan dengan keluarga yang lain dalam hidup bermasyarakat.
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Keluarga

Fungsi organisasi kepemudaan yang pernah diikuti

Fungsi organisasi kepemudaan yang pernah diikuti
Organisasi kepemudaan adalah lembaga non formal yang tumbuh dan eksis dalam masyarakat antara lain ikatan remaja masjid, kelompok pemuda (karang taruna) dan Anggota dari Organisasi tersebut tentu saja adalah para pemuda dan pemudi. Organisasi kepemudaan lebih mengarah kepada kegiatan sosial karena merupakan wujud kesadaran untuk membantu sesama.
Membentuk calon pemimpin-pemimpin di pemerintahan yang siap membela keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Walaupun memang tidak semua organisasi ini aktif dalam kegiatan politik, namun Pemuda juga telah dibekali dengan kemampuan untuk mengatur organisasi pemuda
Ikut memperjuangkan kehidupan bangsa yang masih miskin dan sengsara sebagai akibat ketidakadilan, korupsi, dan penyelewengan, para oknum aparat. Sebagai pembantu kontrol kebijakan pemerintah, maka dari itu pemuda sering di sebut Agent Social of Change
Memperkukuh persatuan dan kesatuan yang tidak bisa dilakukan secara parsial, dan harus melibatkan semua komponen bangsa. Pemuda harus dikembangkan dan ikut sertakan dalam Organisasi Masyarakat karena pemuda adalah aset negara, pemuda merupakan jiwa-jiwa yang berperan sebagai pengamat,pengerak,pengubah dan tidak lupa sebagai generasi penerus dan pengganti maka tak ada salahnya jika dibilang Semangat kepemudaan adalah semangat berkarya untuk bangsa.
Sumber: http://pointofauthorities.blogspot.com/2011/12/peran-organisasi-pemuda-dalam.html

Jumat, 22 November 2013

Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Memperkokoh Ketahanan Nasional Dalam Permbangunan Menghadapi Era Globalisasi

Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Memperkokoh Ketahanan Nasional Dalam Permbangunan Menghadapi Era Globalisasi NAMA : Muhammad Riszky NPM : 16113114 KELAS : 1 KA 05 Daftar isi Bab I Pendahuluan 1.1 Latar belakang …………………………………………………..1 1.2 Maksud dan tujuan………………………………………………2 1.3 ruang Lingkup……………………………………………………3 Bab II Pembahasan (Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara) 2.1 Aspek Ideologi………………………………………………4 2.2 Aspek Politik………………………………………………...8 2.3 Aspek ekonomi………………………………………………9 2.4 Aspek sosial budaya…………………………………………10 2.5 Aspek pertahanan keamanan………………………………..11 Bab III Penutup 3.1 Kesimpulan ……………………………………………….14 3.2 Saran………………………………………………………...15 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dimulai dari adanya gerakan-gerakan separatis yang bermunculan dari berbagai wilayah NKRI ini yang ingin memerdekakan wilayahnya masing-masing. Sementara itu pemerintah masih belum bisa mengambil tindakan tegas kepada pelaku yang mengganggu pertahanan dan keamanan Nasional. Bila keadaan bangsa ini dibiarkan terus larut kedalam situasi sebagaimana gambaran diatas, serta tanpa upaya nyata untuk segera mengatasinya, dapat dipastikan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi semakin rapuh. Sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab terhadap nasib bangsa saat ini penulisan ilmiah seperti ini juga berpengaruh. Karena di dalamnya terdapat berbagai aspek-aspek yang berpengaruh terhadap pertahanan dan keamanan Nasional. Dalam upaya mencapai tujuan nasional, setiap bangsa melakukan kegiatan pembangunan disegala bidang dengan berpedoman kepada wawasan nusantara yang memandang negara dan bangsanya sebagai satu kesatuan yang utuh. Dalam melakukan pembangunan, secara langsung maupun tidak langsung selalu akan menghadapi tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, untuk itu suatu bangsa perlu memiliki ketahanan, daya tahan, keuletan, dan ketangguhan guna menghadapi tantangan di era globalisasi seperti saat ini sehingga program pembangunan nasional dapat dilaksanakan dalam mencapai tujuan nasional. 1.2 Maksud Dan Tujuan A. Maksud Penulisan ilmiah ini disusun dengan maksud memberikan gambaran aktual tentang perkembangan situasi dan kondisi pertahanan dan keamanan. Sehingga menguatkan kesatuan dan persatuan bangsa yang saat ini sudah mulai memudar. Agar, bisa berhasil untuk menata kembali perikehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. B. Tujuan Penulisan ilmiah ini diharapkan menjadi acuan di dalam peningkatan kesatuan dan persatuan dalam masyarakat, memberikan inspirasi-inspirasi tentang penyelenggaraan pemantapan nilai‐nilai kebangsaan, sehingga proses perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dan pengembangannya berjalan lancar, efisien dan efektif. 1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup dalam penulisan ilmiah ini adalah seluruh aspek yang bersangkutan terhadap pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu juga mencakup aspek-aspek pendukung kesatuan dan persatuan Negara ini. Sedangkan selain dari aspek-aspek tersebut penulisan ilmiah tidak memberikan ruang lingkup. Maka dari itu, sebagian aspek-aspek ini menjadi hal yang khusus di dalam penulisan ini. Dalam penulisan makalah ini penulis akan memberikan batasan masalah pada “Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Memperkokoh Ketahanan Nasional dalam Pembangunan Menghadapi Era Globalisasi” yang mencakupi hal – hal penting dari segala aspek kehidupan antara lain: Ø Aspek Ideologi Ø Aspek Politik Ø Aspek Ekonomi Ø Aspek Sosial Budaya Ø Aspek Pertahanan dan Keamanan. BAB II Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara 2.1 Aspek Ideologi Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. A. Macam-macam Ideologi: A. Ideologi Dunia B. ideologi Pancasila 1. Aspek Ideologi Secara etimologis, ideologi berasal dari bahasa Yunani yaitu idea dan logia. Idea berasal dari idein yang berarti melihat. Idea juga diartikan sesuatu yang ada di dalam pikiran sebagai hasil perumusan sesuatu pemikiran atau rencana. Kata logia mengandung makna ilmu pengetahuan atau teori, sedang kata logis berasal dari kata logos dari kata legein yaitu berbicara. Istilah ideologi sendiri pertama kali dilontarkan oleh Antoine Destutt de Tracy (1754 - 1836), ketika bergejolaknya Revolusi Prancis untuk mendefinisikan sains tentang ide. Jadi dapat disimpulkan secara bahasa, ideologi adalah pengucapan atau pengutaraan terhadap sesuatu yang terumus di dalam pikiran. Menurut saya, ada dua jenis aspek ideologi yang kita kenal saat ini yaitu Ideologi Dunia danIdeologi Pancasila. A. Ideologi Dunia 1. Liberalisme Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. Aliran pemikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak sosial). Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak ia lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun termasuk penguasa kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Paham Liberalisme mempunyai dasar-dasar kebabasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak, yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup di tengah-tengah kekayaan materil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. 2. Komunisme Aliran pikiran golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx, Engels dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kark Marx atas kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Aliran pemikiran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain. Golongan ekonomi kuat menindas ekonomi lemah. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Karena itu Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme. 3. Faham Agama Negara membina kehidupan keagamaan umat dan bersifat spiritual religius. Bersumber pada falsafah keagamaan dalam kitab suci agama. Negara melaksanakan hukum agama dalam kehidupan dunia. B. Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila Merupakan tatanan nilai yang digali (kristalisasi) dari nilai-nilai dasar budaya bangsa Indonesia. Kelima sila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh sehingga pemahaman dan pengamalannya harus mencakup semua nilai yang terkandung didalamnya. Ketahanan ideologi diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan ideologi bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan serta gangguan yang dari luar/dalam, langsung/tidak langsung dalam rangka menjamin kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Untuk mewujudkannya diperlukan kondisi mental bangsa yang berlandaskan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara serta pengamalannya yang konsisten dan berlanjut. Distorsi pemahaman dan implementasi yang terjadi saat ini, dapat kita amati fenomenanya antara lain : • Terjadinya kemerosotan (dekadensi) moral, watak, mental dan perilaku/ etika hidup bermasyarakat dan berbangsa terutama pada generasi muda. • Gaya hidup yang Hedonistik, materialistik konsumtif dan cenderung melahirkan sifat ketamakan atau keserakahan, serta mengarah pada sifat dan sikap individualistik. • Timbulnya gejala politik yang berorientasi kepada kekuatan, kekuasaan dan kekerasan, sehingga hukum sulit ditegakkan. • Persepsi yang dangkal, wawasan yang sempit, beda pendapat yang berujung bermusuhan, anti terhadap kritik serta sulit menerima perubahan yang pada akhirnya cenderung anarkhis. • Birokrasi pemerintahan terlihat semakin arogan berlebihan, cenderung KKN dan sukar menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat. Pemberan-tasan korupsi yang berakar pada birokrasi ini yang terasakan amat sulit karena telah membudaya. Upaya memperkuat Ketahanan Ideologi memerlukan langkah pembinaan sebagai berikut: 1. Pengamalan pancasila secara obyektif dan subyektif 2. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Republik Indonesia 3. Pendidikan moral Pancasila 4. Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara bersumber dari Pancasila 2.2 Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan Negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. Upaya mewujudkan ketahanan pada aspek politik sebagai berikut: A. Politik Dalam Negeri B. Politik Luar Negeri A. Politik Dalam Negeri 1. Sistem pemerintahan yang berdasarkan hokum 2. Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan pendapat 3. Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan masyarakat B. Politik Luar Negeri 1. Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama interansional di berbagai bidang. 2. Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antar Negara 3. Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan 4. Perjuangan bangsa Indonesia yang menyakut kepentingan Nasional Politik Luar Negeri Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bebas dan aktif. Bebas yaitu Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Aktif yaitu Indonesia dalam percayuran internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek, tetapi berperan atas dasar cita-citanya. Untuk mewujudkan ketahanan aspek politik diperlukan kehidupan politik bangsa yang sehat dan dinamis yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas politik yang bersadarkan Pancasila UUD ’45 ketahanan pada aspek politik dalam negeri adalah Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum, mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat. Ketahanan pada aspek politik luar negeri = meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia. Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan nasional. Perkembangan, perubahan, dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama.memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan dengan negara industri maju. Mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia. Peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melindungi kepentingan Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan hak-hak WNI di luar negeri perlu ditingkatkan 2.3 Aspek Ekonomi Ketahanan Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan negara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut: Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan ekonomi : • Bumi dan sumber daya alam. • Modal. • Industrialisasi. • Teknologi • Hubungan ekonomi luar negeri • Prasarana • Manajemen 2.4 Aspek Sosial dan Budaya A. Perubahan Aspek Sosial dan Budaya Terhadap Perkembangan Masyarakat. Kebudayaan merupakan suatu sistem. Artinya, bagian-bagian dari kebudh itu saling berkaitan satu dengan lainnya. Perubahan satu unsur kebudayaan akan mempengaruhi unsur-unsur yang lainnya. Hal ini bisa kita lihat contohnya ketika program listrik masuk desa mula-mula dijalankan. Masuknya listrik ke pedesaan yang sebelumnya tidak ada listrik, membawa perubahan besar dalam kehidupan penduduk desa yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani atau pengrajin tradisional. Dari kenyataan ini, perubahan-perubahan lainnya akan semakin terbuka dan berlangsung secara beruntun. Menurut Gillin dan Koenig, perubahan kebudayaan disebabkan oleh beberapa faktor internal maupun eksternal sebagai berikut : 1. Faktor Internal Ø Adanya kejenuhan atau ketidakpuasan individu terhadap sistem nilai yang berlaku di masyarakat. Ø Adanya individu yang menyimpang dari sistem sosial yang berlaku. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan diikuti oleh individu-individu lainnya sehingga mendorong perubahan. Ø Adanya perubahan dalam jumlah dan komposisi penduduk. Pertumbuhan penduduk akan menyebabkan terjadinya perubahan unsur penduduk lainnya, seperti rasio jenis kelamin dan beban tanggungan hidup. Banyaknya pendatang dari etnis dan budaya lain juga akan merubah struktur sosial karena penduduk menjadi lebih heterogen. 2. Faktor Eksternal Ø Bencana alam antara lain gunung meletus, banjir, gempa bumi, atau tsunami. Bencana alam dapat menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan fisik sehingga menuntut manusia melakukan adaptasi terhadap lingkungan yang telah berubah tersebut. Biasanya untuk bertahan ataupun mengalami suatu bencana alam, manusia terkadang terlupa atau mungkin terpaksa melanggar nilai-nilai dan norma sosial yang telah ada. Hal ini dilakukan semata- mata untuk tetap bertahan dalam menghadapi perubahan lingkungan akibat bencana alam tersebut. Ø Peperangan selalu berdampak pada tingginya angka kematian, rusaknya berbagai sarana dan prasarana kebutuhan hidup sehari-hari, terjadinya kekacauan ekonomi dan sosial, serta tergoncangnya mental penduduk sehingga merasa frustasi dan tidak berdaya. Dalam kenyataan yang lebih memprihatinkan, peperangan seringkali diakhiri dengan penaklukan yang diikuti pemaksaan ideologi dan kebudayaan oleh pihak atau negara yang menang. Semua ini akan mengubah kehidupan masyarakat dan kebudayaannya. Ø Kontak dengan masyarakat lain yang berbeda kebudayaannya. Kontak dapat terjadi antar etnis di dalam suatu kawasan atau yang berasal dari tempat yang berjauhan. Interaksi antara orang atau kelompok yang berbeda etnis dan kebudayaan yang tinggi akan memperluas pengetahuan dan wawasan tentang budaya masing-masing, sehingga dapat menimbulkan sikap toleransi dan penyesuaian diri terhadap budaya lain tersebut. Sikap toleransi dan penyesuaian diri ini pada akhirnya akan mendorong terjadinya perubahan kebudayaan. B. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Proses Perubahan Aspek Sosial dan Budaya Dalam Masyarakat Perubahan sosial dan budaya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan kebudayaan terdiri dari faktor yang mendorong dan faktor yang menghambat terjadinya perubahan sosial budaya seperti telah dijelaskan pada bagian sebelumnya. Faktor-faktor itu bisa berasal dari dalam maupun dari luar masyarakat. Berikut diuraikan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial budaya. Diantara berbagai Faktor yang mendorong terjadinya perubahan sosial budaya : 1. Kontak dengan kebudayaan lain 2. Sistem pendidikan formal yang maju. 3. Toleransi. 4. Sistem stratifikasi terbuka. 5. Penduduk yang heterogen. 6. Ketidakpuasan masyarakat terhadap berbagai bidang kehidupan. 7. Orientasi ke masa depan. 8. Pandangan bahwa manusia harus senantiasa berusaha untuk memperbaiki hidupnya. 2.5 Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan Keamanan di Indonesia merupakan kesemestaan daya upaya seluruh rakyatIndonesia sebagai satu sistem ketahanan keamanan negara dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan negara RI. Pertahanan keamanan negara RI dilaksanakan dengan menyusun, mengerahkan, menggerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat diseluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi. Penyelenggaraan ketahanan dan keamanan secara nasional merupakan salah satu fungi utama dari pemerintahan dan negara RI dengan TNI dan Polri sebagai intinya, guna menciptakan keamanan bangsa dan negara dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional Indonesia. Wujud ketahanan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan negara (Hankamneg) yang dinamis, mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Gejolak dalam negeri harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan mengundang campur tangan asing (link up) dengan alasan-alasan: • Menegakkan HAM • Demokrasi • Penegakan hukum • Lingkungan hidup Mengingat keterbatasan yang ada, untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan keamanan kita mengacu pada negara-negara lain yang membangun kekuatan pertahanan keamanan melalui pendekatan misi yaitu untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi, yang terbagi menjadi sebagai berikut : 1. Perlawanan bersenjata = TNI, Polri, Ratih (rakyat terlatih) sebagai fungsi perlawananrakyat. 2. Perlawanan tidak bersenjata = Ratih sebagai fungsi dari TIBUM, KAMRA, LINMAS 3. Komponen pendukung sumber daya nasional sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang. A. Pengaruh Aspek Pertahanan dan Keamanan. 1. Pokok-pokok Pengetahuan Pertahanan dan Keamanan. 2. Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia. 3. Postur Kekuatan Pertahanan Dan Keamanan. 4. Ketahanan pada Aspek Pertahanan dan Keamanan. Ketahanan Pertahanan dan Keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat. 5. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia. Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan Ketahanan Nasional yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya. dan pertahanan keamanan. B. Ketahanan pada Aspek Pertahanan dan Keamanan 1. Pertahanan dan keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara 2. Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan 3. Pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimanfaatkan untuk menjamin pertahanan dan stabilitas keamanan 4. Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan 5. Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan sedapat mungkin harus dihasilkan oleh industri dalam negeri, pengadaan dari luar negeri dilakukan karena terpaksa dimana indutri dalam negeri masih terbatas kemampuannya. Dengan demikian, Ketahanan Pertahanan dan Keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa dilandasi oleh kesadaran bela Negara seluruh rakyat dan mengandung kemampuan memelihara stabilitas Pertahanan dan Keamanan. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Dari pembahasam diatas dapat di simppulkan bahwa wawasan Nusantara merupakan cara pandang Bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pertahanan Keamanan. 3.2 Saran Pertahanan dan keamanan Nasional yang semakin mendapat tantang oleh era globalisasi saat ini sangat perlu di waspadai oleh seluruh warga Negara. Maka dari itu perlunya sosialisasi terhadap masyarakat agar kembali mempererat kesatuan dan persatuan. Hal ini dapat menjawab tantangan yang di berikan dunia pada saat era globalisasi seperti saat ini. Jadi, marilah kita sadarkan diri kita masing – masing untuk membangun Indonesia yang kita cintai menjadi negara yang bermartabat dan memiliki moral yang baik di hadapan negara lain. Serta sudah saatnya kita sebagai rakyat Indonesia sadar untuk mematuhi semua peraturan – peraturan yang diberlakukan di mana saja. Karena majunya sebuah bangsa dan negara tergantung oleh rakyatnya masing – masing.

Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Memperkokoh Ketahanan Nasional Dalam Permbangunan Menghadapi Era Globalisasi

Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Memperkokoh Ketahanan Nasional Dalam Permbangunan Menghadapi Era Globalisasi NAMA : Muhammad Riszky NPM : 16113114 KELAS : 1 KA 05 Daftar isi Bab I Pendahuluan 1.1 Latar belakang …………………………………………………..1 1.2 Maksud dan tujuan………………………………………………2 1.3 ruang Lingkup……………………………………………………3 Bab II Pembahasan (Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara) 2.1 Aspek Ideologi………………………………………………4 2.2 Aspek Politik………………………………………………...8 2.3 Aspek ekonomi………………………………………………9 2.4 Aspek sosial budaya…………………………………………10 2.5 Aspek pertahanan keamanan………………………………..11 Bab III Penutup 3.1 Kesimpulan ……………………………………………….14 3.2 Saran………………………………………………………...15 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dimulai dari adanya gerakan-gerakan separatis yang bermunculan dari berbagai wilayah NKRI ini yang ingin memerdekakan wilayahnya masing-masing. Sementara itu pemerintah masih belum bisa mengambil tindakan tegas kepada pelaku yang mengganggu pertahanan dan keamanan Nasional. Bila keadaan bangsa ini dibiarkan terus larut kedalam situasi sebagaimana gambaran diatas, serta tanpa upaya nyata untuk segera mengatasinya, dapat dipastikan bahwa persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi semakin rapuh. Sebagai wujud kepedulian dan tanggungjawab terhadap nasib bangsa saat ini penulisan ilmiah seperti ini juga berpengaruh. Karena di dalamnya terdapat berbagai aspek-aspek yang berpengaruh terhadap pertahanan dan keamanan Nasional. Dalam upaya mencapai tujuan nasional, setiap bangsa melakukan kegiatan pembangunan disegala bidang dengan berpedoman kepada wawasan nusantara yang memandang negara dan bangsanya sebagai satu kesatuan yang utuh. Dalam melakukan pembangunan, secara langsung maupun tidak langsung selalu akan menghadapi tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan, untuk itu suatu bangsa perlu memiliki ketahanan, daya tahan, keuletan, dan ketangguhan guna menghadapi tantangan di era globalisasi seperti saat ini sehingga program pembangunan nasional dapat dilaksanakan dalam mencapai tujuan nasional. 1.2 Maksud Dan Tujuan A. Maksud Penulisan ilmiah ini disusun dengan maksud memberikan gambaran aktual tentang perkembangan situasi dan kondisi pertahanan dan keamanan. Sehingga menguatkan kesatuan dan persatuan bangsa yang saat ini sudah mulai memudar. Agar, bisa berhasil untuk menata kembali perikehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia. B. Tujuan Penulisan ilmiah ini diharapkan menjadi acuan di dalam peningkatan kesatuan dan persatuan dalam masyarakat, memberikan inspirasi-inspirasi tentang penyelenggaraan pemantapan nilai‐nilai kebangsaan, sehingga proses perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi dan pengembangannya berjalan lancar, efisien dan efektif. 1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup dalam penulisan ilmiah ini adalah seluruh aspek yang bersangkutan terhadap pertahanan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu juga mencakup aspek-aspek pendukung kesatuan dan persatuan Negara ini. Sedangkan selain dari aspek-aspek tersebut penulisan ilmiah tidak memberikan ruang lingkup. Maka dari itu, sebagian aspek-aspek ini menjadi hal yang khusus di dalam penulisan ini. Dalam penulisan makalah ini penulis akan memberikan batasan masalah pada “Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Memperkokoh Ketahanan Nasional dalam Pembangunan Menghadapi Era Globalisasi” yang mencakupi hal – hal penting dari segala aspek kehidupan antara lain: Ø Aspek Ideologi Ø Aspek Politik Ø Aspek Ekonomi Ø Aspek Sosial Budaya Ø Aspek Pertahanan dan Keamanan. BAB II Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara 2.1 Aspek Ideologi Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. A. Macam-macam Ideologi: A. Ideologi Dunia B. ideologi Pancasila 1. Aspek Ideologi Secara etimologis, ideologi berasal dari bahasa Yunani yaitu idea dan logia. Idea berasal dari idein yang berarti melihat. Idea juga diartikan sesuatu yang ada di dalam pikiran sebagai hasil perumusan sesuatu pemikiran atau rencana. Kata logia mengandung makna ilmu pengetahuan atau teori, sedang kata logis berasal dari kata logos dari kata legein yaitu berbicara. Istilah ideologi sendiri pertama kali dilontarkan oleh Antoine Destutt de Tracy (1754 - 1836), ketika bergejolaknya Revolusi Prancis untuk mendefinisikan sains tentang ide. Jadi dapat disimpulkan secara bahasa, ideologi adalah pengucapan atau pengutaraan terhadap sesuatu yang terumus di dalam pikiran. Menurut saya, ada dua jenis aspek ideologi yang kita kenal saat ini yaitu Ideologi Dunia danIdeologi Pancasila. A. Ideologi Dunia 1. Liberalisme Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. Aliran pemikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua individu dalam masyarakat itu (kontrak sosial). Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak ia lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun termasuk penguasa kecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Paham Liberalisme mempunyai dasar-dasar kebabasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak, yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup di tengah-tengah kekayaan materil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. 2. Komunisme Aliran pikiran golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx, Engels dan Lenin pada mulanya merupakan kritik Kark Marx atas kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Aliran pemikiran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk menindas kelas lain. Golongan ekonomi kuat menindas ekonomi lemah. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Karena itu Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme. 3. Faham Agama Negara membina kehidupan keagamaan umat dan bersifat spiritual religius. Bersumber pada falsafah keagamaan dalam kitab suci agama. Negara melaksanakan hukum agama dalam kehidupan dunia. B. Ideologi Pancasila Ideologi Pancasila Merupakan tatanan nilai yang digali (kristalisasi) dari nilai-nilai dasar budaya bangsa Indonesia. Kelima sila merupakan kesatuan yang bulat dan utuh sehingga pemahaman dan pengamalannya harus mencakup semua nilai yang terkandung didalamnya. Ketahanan ideologi diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan ideologi bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan serta gangguan yang dari luar/dalam, langsung/tidak langsung dalam rangka menjamin kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Untuk mewujudkannya diperlukan kondisi mental bangsa yang berlandaskan keyakinan akan kebenaran ideologi Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara serta pengamalannya yang konsisten dan berlanjut. Distorsi pemahaman dan implementasi yang terjadi saat ini, dapat kita amati fenomenanya antara lain : • Terjadinya kemerosotan (dekadensi) moral, watak, mental dan perilaku/ etika hidup bermasyarakat dan berbangsa terutama pada generasi muda. • Gaya hidup yang Hedonistik, materialistik konsumtif dan cenderung melahirkan sifat ketamakan atau keserakahan, serta mengarah pada sifat dan sikap individualistik. • Timbulnya gejala politik yang berorientasi kepada kekuatan, kekuasaan dan kekerasan, sehingga hukum sulit ditegakkan. • Persepsi yang dangkal, wawasan yang sempit, beda pendapat yang berujung bermusuhan, anti terhadap kritik serta sulit menerima perubahan yang pada akhirnya cenderung anarkhis. • Birokrasi pemerintahan terlihat semakin arogan berlebihan, cenderung KKN dan sukar menempatkan diri sebagai pelayan masyarakat. Pemberan-tasan korupsi yang berakar pada birokrasi ini yang terasakan amat sulit karena telah membudaya. Upaya memperkuat Ketahanan Ideologi memerlukan langkah pembinaan sebagai berikut: 1. Pengamalan pancasila secara obyektif dan subyektif 2. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Republik Indonesia 3. Pendidikan moral Pancasila 4. Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara bersumber dari Pancasila 2.2 Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan Negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. Upaya mewujudkan ketahanan pada aspek politik sebagai berikut: A. Politik Dalam Negeri B. Politik Luar Negeri A. Politik Dalam Negeri 1. Sistem pemerintahan yang berdasarkan hokum 2. Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan pendapat 3. Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan masyarakat B. Politik Luar Negeri 1. Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama interansional di berbagai bidang. 2. Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antar Negara 3. Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan, pelatihan dan penyuluhan 4. Perjuangan bangsa Indonesia yang menyakut kepentingan Nasional Politik Luar Negeri Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bebas dan aktif. Bebas yaitu Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. Aktif yaitu Indonesia dalam percayuran internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek, tetapi berperan atas dasar cita-citanya. Untuk mewujudkan ketahanan aspek politik diperlukan kehidupan politik bangsa yang sehat dan dinamis yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas politik yang bersadarkan Pancasila UUD ’45 ketahanan pada aspek politik dalam negeri adalah Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum, mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat. Ketahanan pada aspek politik luar negeri = meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia. Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan nasional. Perkembangan, perubahan, dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama.memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan dengan negara industri maju. Mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia. Peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melindungi kepentingan Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan hak-hak WNI di luar negeri perlu ditingkatkan 2.3 Aspek Ekonomi Ketahanan Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan negara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut: Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan ekonomi : • Bumi dan sumber daya alam. • Modal. • Industrialisasi. • Teknologi • Hubungan ekonomi luar negeri • Prasarana • Manajemen 2.4 Aspek Sosial dan Budaya A. Perubahan Aspek Sosial dan Budaya Terhadap Perkembangan Masyarakat. Kebudayaan merupakan suatu sistem. Artinya, bagian-bagian dari kebudh itu saling berkaitan satu dengan lainnya. Perubahan satu unsur kebudayaan akan mempengaruhi unsur-unsur yang lainnya. Hal ini bisa kita lihat contohnya ketika program listrik masuk desa mula-mula dijalankan. Masuknya listrik ke pedesaan yang sebelumnya tidak ada listrik, membawa perubahan besar dalam kehidupan penduduk desa yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani atau pengrajin tradisional. Dari kenyataan ini, perubahan-perubahan lainnya akan semakin terbuka dan berlangsung secara beruntun. Menurut Gillin dan Koenig, perubahan kebudayaan disebabkan oleh beberapa faktor internal maupun eksternal sebagai berikut : 1. Faktor Internal Ø Adanya kejenuhan atau ketidakpuasan individu terhadap sistem nilai yang berlaku di masyarakat. Ø Adanya individu yang menyimpang dari sistem sosial yang berlaku. Apabila hal ini dibiarkan, maka akan diikuti oleh individu-individu lainnya sehingga mendorong perubahan. Ø Adanya perubahan dalam jumlah dan komposisi penduduk. Pertumbuhan penduduk akan menyebabkan terjadinya perubahan unsur penduduk lainnya, seperti rasio jenis kelamin dan beban tanggungan hidup. Banyaknya pendatang dari etnis dan budaya lain juga akan merubah struktur sosial karena penduduk menjadi lebih heterogen. 2. Faktor Eksternal Ø Bencana alam antara lain gunung meletus, banjir, gempa bumi, atau tsunami. Bencana alam dapat menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan fisik sehingga menuntut manusia melakukan adaptasi terhadap lingkungan yang telah berubah tersebut. Biasanya untuk bertahan ataupun mengalami suatu bencana alam, manusia terkadang terlupa atau mungkin terpaksa melanggar nilai-nilai dan norma sosial yang telah ada. Hal ini dilakukan semata- mata untuk tetap bertahan dalam menghadapi perubahan lingkungan akibat bencana alam tersebut. Ø Peperangan selalu berdampak pada tingginya angka kematian, rusaknya berbagai sarana dan prasarana kebutuhan hidup sehari-hari, terjadinya kekacauan ekonomi dan sosial, serta tergoncangnya mental penduduk sehingga merasa frustasi dan tidak berdaya. Dalam kenyataan yang lebih memprihatinkan, peperangan seringkali diakhiri dengan penaklukan yang diikuti pemaksaan ideologi dan kebudayaan oleh pihak atau negara yang menang. Semua ini akan mengubah kehidupan masyarakat dan kebudayaannya. Ø Kontak dengan masyarakat lain yang berbeda kebudayaannya. Kontak dapat terjadi antar etnis di dalam suatu kawasan atau yang berasal dari tempat yang berjauhan. Interaksi antara orang atau kelompok yang berbeda etnis dan kebudayaan yang tinggi akan memperluas pengetahuan dan wawasan tentang budaya masing-masing, sehingga dapat menimbulkan sikap toleransi dan penyesuaian diri terhadap budaya lain tersebut. Sikap toleransi dan penyesuaian diri ini pada akhirnya akan mendorong terjadinya perubahan kebudayaan. B. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Proses Perubahan Aspek Sosial dan Budaya Dalam Masyarakat Perubahan sosial dan budaya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan kebudayaan terdiri dari faktor yang mendorong dan faktor yang menghambat terjadinya perubahan sosial budaya seperti telah dijelaskan pada bagian sebelumnya. Faktor-faktor itu bisa berasal dari dalam maupun dari luar masyarakat. Berikut diuraikan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan sosial budaya. Diantara berbagai Faktor yang mendorong terjadinya perubahan sosial budaya : 1. Kontak dengan kebudayaan lain 2. Sistem pendidikan formal yang maju. 3. Toleransi. 4. Sistem stratifikasi terbuka. 5. Penduduk yang heterogen. 6. Ketidakpuasan masyarakat terhadap berbagai bidang kehidupan. 7. Orientasi ke masa depan. 8. Pandangan bahwa manusia harus senantiasa berusaha untuk memperbaiki hidupnya. 2.5 Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan Keamanan di Indonesia merupakan kesemestaan daya upaya seluruh rakyatIndonesia sebagai satu sistem ketahanan keamanan negara dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan negara RI. Pertahanan keamanan negara RI dilaksanakan dengan menyusun, mengerahkan, menggerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat diseluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi. Penyelenggaraan ketahanan dan keamanan secara nasional merupakan salah satu fungi utama dari pemerintahan dan negara RI dengan TNI dan Polri sebagai intinya, guna menciptakan keamanan bangsa dan negara dalam rangka mewujudkan ketahanan nasional Indonesia. Wujud ketahanan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan negara (Hankamneg) yang dinamis, mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Gejolak dalam negeri harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan mengundang campur tangan asing (link up) dengan alasan-alasan: • Menegakkan HAM • Demokrasi • Penegakan hukum • Lingkungan hidup Mengingat keterbatasan yang ada, untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan keamanan kita mengacu pada negara-negara lain yang membangun kekuatan pertahanan keamanan melalui pendekatan misi yaitu untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi, yang terbagi menjadi sebagai berikut : 1. Perlawanan bersenjata = TNI, Polri, Ratih (rakyat terlatih) sebagai fungsi perlawananrakyat. 2. Perlawanan tidak bersenjata = Ratih sebagai fungsi dari TIBUM, KAMRA, LINMAS 3. Komponen pendukung sumber daya nasional sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang. A. Pengaruh Aspek Pertahanan dan Keamanan. 1. Pokok-pokok Pengetahuan Pertahanan dan Keamanan. 2. Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia. 3. Postur Kekuatan Pertahanan Dan Keamanan. 4. Ketahanan pada Aspek Pertahanan dan Keamanan. Ketahanan Pertahanan dan Keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi oleh kesadaran bela negara seluruh rakyat. 5. Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia. Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan Ketahanan Nasional yang mencakup aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya. dan pertahanan keamanan. B. Ketahanan pada Aspek Pertahanan dan Keamanan 1. Pertahanan dan keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara 2. Bangsa Indonesia cinta damai, akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan 3. Pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimanfaatkan untuk menjamin pertahanan dan stabilitas keamanan 4. Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan 5. Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan sedapat mungkin harus dihasilkan oleh industri dalam negeri, pengadaan dari luar negeri dilakukan karena terpaksa dimana indutri dalam negeri masih terbatas kemampuannya. Dengan demikian, Ketahanan Pertahanan dan Keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa dilandasi oleh kesadaran bela Negara seluruh rakyat dan mengandung kemampuan memelihara stabilitas Pertahanan dan Keamanan. BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Dari pembahasam diatas dapat di simppulkan bahwa wawasan Nusantara merupakan cara pandang Bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pertahanan Keamanan. 3.2 Saran Pertahanan dan keamanan Nasional yang semakin mendapat tantang oleh era globalisasi saat ini sangat perlu di waspadai oleh seluruh warga Negara. Maka dari itu perlunya sosialisasi terhadap masyarakat agar kembali mempererat kesatuan dan persatuan. Hal ini dapat menjawab tantangan yang di berikan dunia pada saat era globalisasi seperti saat ini. Jadi, marilah kita sadarkan diri kita masing – masing untuk membangun Indonesia yang kita cintai menjadi negara yang bermartabat dan memiliki moral yang baik di hadapan negara lain. Serta sudah saatnya kita sebagai rakyat Indonesia sadar untuk mematuhi semua peraturan – peraturan yang diberlakukan di mana saja. Karena majunya sebuah bangsa dan negara tergantung oleh rakyatnya masing – masing.

Senin, 11 November 2013

Definisi batch file

Batch atau File Batch adalah sebuah file text yang berisi beberapa seri perintah yang secara segaja untuk di eksekusi oleh command interpreter. atau dapat didefinisikan juga batch merupakan kumpulan perintah-perintah command line yang dapat dijalankan pada Microsoft Windows. File batch biasanya berekstensikan .bat atau .cmd. Pemrograman Batch sangat sederhana, cukup ketik source code program pada notepad atau text editor lainnya lalu simpan dengan ekstensi .bat. Untuk awalnya buka notepad terlebih dahulu yang dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
Klik Start >> All Programs >> accessories >> Notepad.
Klik kanan di tengah desktop >> New >> Text Document >> Lalu klik icon text documentnya. Setelah muncul notepadnya, barulah anda mengetikan command-command batch nya di notepad tersebut. Untuk hal pertama coba dulu dengan command yang sederhananya sebagai berikut.
@echo off
::Tidak menampilkan tulisan
echo Selamat Pagi!
::Menulis pesan selamat pagi ke layar pause
::Pause menunggu user untuk menghentikan program
Kemudian setelah itu klik File >> Save As >> nama.bat atau coba.bat
Perlu diingat disini, ekstensi file tersebut haruslah *.bat (ekstensi adalah kata setelah titik) yang menandakan file tersebut adalah file *.bat. hmm bukan hanya itu saja sebenranya command yang dapat kita buat tetapi masih banyak lagi command-command dengan variasi yang sangat sulit untuk dipelajari. dan masih banyak lagi file batch yang dapat kita buat tetapi sebelumnya mari kita pelajari mengenai beberapa syntax batch file.
Beberapa Command Batch.
› Copy = membuat duplikat suatu file ke directory lainnya.
› Del = Menghapus sebuah file dari suatu directory.
› Echo = menulis pesan ke layar, sedangkan untuk syntax echo off, digunakan untuk meniadakan tampilan echo.
› Goto = melompat dari suatu syntax ke label.
› Help = melihat command batch lainnya.
› Start = menjalankan suatu program.
› Pause = Merupakan perintah untuk meminta satu ketikan tombol sembarang, dimana pesan yang ditampilkan adalah Press any key to continue...Untuk menghilangkan pesan ini dapat diketikkan PAUSE > NUL.
› If = Digunakan untuk memeriksa kondisi tertentu jika kondisi tersebut tersedia.
› Rem = Kependekan dari REMARK merupakan suatu perintah yang mengakibatkan suatu baris perintah menjadi tidak berfungsi, akan diabaikan dan tidak diproses.
› Cls = Sama seperti perintah DOS, yaitu digunakan untuk menghapus layar.
› Exit = keluar dari jendela DOS jika file batch berjalan dari Windows.
Beberapa Operator.
@ = berguna untuk membuat syntax menjadi tidak kelihatan di layar atau untuk tidak menampilkan baris perintah disebelah kanan layar.
: = tanda label.
> = menuliskan sesuatu dengan meniban isi file yang sudah ada.
>> = menuliskan sesuatu pada garis baris yang baru.
:: = komentar, tidak dieksekusi.
sumber :
http://kepenakwae.blogspot.com/2013/03/definisi-batch-file.html